welcome


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Rabu, 28 September 2011

Defini TELEMATIKA, Perkembangan Telematika dan Tekhnologi Informasi serta trend kedepan perkembangan Telematika


   Telematika adalah istilah untuk mendefinisikan Telekomunikasi melalui media informatika, “TELEMATIKA” yang seringkali diidentikkan dengan dunia internet di Indonesia. Dari hasil pencarian makna telematika ternyata Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Berdasarkan definisi di atas telematika sebenarnya mencakup dua teknik yaitu: telekomunikasi dan informatika. Karena kekhususan penelitian dalam bidang penelitian seperti: Digital signal processing, Network programming, Managemen Telekomunikasi: Routing, security, dll. Sentral telepon, router, switch, VoIP dll. Interoperabilitas: pensinyalan, operating system dan data base. Fiber optics, Network performance and Qos. Pengembangan software, dll.  Maka pada tahun 1999, dibentuk sebuah grup penelitian dengan nama Telematics Research Group. Sekarang ini, Telematics Research Group memiliki divisi:
-          Penelitian
-          Pelatihan
-          Kerjasama
    
PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA

Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

1.PeriodeRintisan
Aneksasi Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis.
Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.
Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.
Setahun sebelumnya di Amerika Serrikat, tepatnya tanggal 1 Januari 1983, internet diluncurkan. Sejak ARPAnet (Advance Research Project Agency) dan NSFnet (National Science Foundation) digabungkan, pertumbuhan jaringan semakin banyak, dan pada pertengahan tahun, masyarakat mulai memandangnya sebagai internet.
Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakt Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an. Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat olehJhhny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983, persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun-tahun tersebut, istilah “unix”, “email”, “PC”, “modem”, “BBS”, “ethernet”, masih merupakan kata-kata yang sangat langka.
Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an, teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa. Pada pihak akademisi dan praktisi praktisi IT (Information and Technology), merekam penggunaan internet sebagai berikut.
Menjelang akhir tahun 1980-an, tercatat beberapa komunitas BBS, seperti Aditya (Ron Prayitno), BEMONET (BErita MOdem NETwork), JCS (Jakarta Computer Society — Jim Filgo), dan lain-lain. Konon, BEMONET cukup populer dan bermanfaat sebagai penghilang stress dengan milis seperti “JUNK/Batavia“. Di kalangan akademis, pernah ada UNInet dan Cossy. UNINET merupakan sebuah jaringan berbasis UUCP yang konon pernah menghubungkan Dikti, ITS, ITB, UI, UGM, UnHas, dan UT. Cossy pernah dioperasikan dengan menggunakan X.25 dengan pihak dari Kanada. Milis yang kemudian muncul menjelang akhir tahun 1980-an ialah the Indonesian Development Studiesi (IDS) (Syracuse, 1988); UKIndonesian (UK, 1989); INDOZNET (Australia, 1989); ISNET (1989); JANUS (Indonesians@janus.berkeley.edu), yang saking besarnya sampai punya beberapa geographical relayers; serta tentunya milis kontroversial seperti APAKABAR.
Jaringan internet tersebut, terhubungakan dengan radio. Medio tahun 1980 diisi dengan komunikasi internasional melalui kegiatan radio amatir, yang memiliki komunitas dengan nama Amatir Radio Club (ARC) Institut Teknologi Bandung (ITB). Bermodalkan pesawattransceiver HF SSB Kenwood TS 430 dengan computer Apple II, sekitar belasan pemuda ITB menghubungkan server BBS amatir radio seluruh dunia, agar email dapat berjalan lancar.

2. Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.
Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet.
Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996.
Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.
Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Disaat keterbukaan yang diusung gerakan moral reformasi, stasiun televise yang syarat informasi seperti kantor berita CNN dan BBC, yakni Metro Tv, hadir pada tahun 1998. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21, menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital (digital divide).
Pemerintah yang masih sibuk dengan gejolak politik yang kemudian diteruskan dengan upaya demokrasi pada Pemilu 1999, tidak menghasilkansuatu keputusan terkait perkembangan telematika di Indonesia. Dunia pendidikan juga masih sibuk tambal sulam kurikulum sebagai dampak perkembangan politik terbaru, bahkan proses pembelajaran masih menggunakan cara-cara konvensional. Walaupun demikian, pada tanggal 15 Juli 1999, arsip pertama milis Telematika dikirim oleh Paulus Bambang Wirawan, yakni sebuah permulaan mailinglist internet terbesar di Indonesia.

3. Periode Aplikasi
Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat denganb mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.
Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mualai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.
Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal “top-down” direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai nernagai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.
Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hamper seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televise, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.
Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa
sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, dilaporkan tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta.
Data statistik tersebut menunjukkan aplikasi telematika cukup signifikan di Indonesia. Namun demikian, telematika masih perlu disosialisasikan lebih intensif kepada semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pemberdayaan manusianya, baik itu aparatur Negara ataupun non-pemerintah, harus terus ditumbuhkembangkan.
Selama perkembangan telematika di Indonesia sekitar tiga dasawarsa belakangan ini, membawa implikasi diberbagai bidang. Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.
Peluang untuk memperoleh informasi bernuansa porno dan bentuk kekerasan lainnya, dapat terealisir. Di lain pihak, segi individualis dan a-sosial amat mungkin akan banyak menggejala di masyarakat. Walaupun demikian, masih banyak factor lain yang dapat mempengaruhi perilaku masyarakat tertentu dan factor yang sama dapat berdampak lain pada lingkungan yang berbeda. 

Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel)

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.


,



 

Jumat, 19 Agustus 2011

terkadang, sesuatu yang sulit dimengerti tiba - tiba terjadi begitu saja.
ntah itu dari sekadar bertemu secara sengaja atau tidak
dan saat bertemu itu pula, sering terjadi konflik yang tidak dimengerti..

selasa, 16 agustus 2011
aku janjian akan bertemu dkampus depok. tapi tiba" setelah bertemu dy ga menyapa sama sekali malah mengacuhkan, seakan akan ga suka sama kedatangan ku. aku pun ga mengerti aku mencoba meraba - raba sendri apa sbenernya yg salah dari aku, atau hanya perasaan aku yang telah dtg terlambat, tapi alsan ku pun masuk akal..
tetap saja, sampai pulang pun bgitu yg terjadi..

sampai, pada keesokan harinya aku menulis d sebuah account pertemanan " terkadang, sikap atau perbuatan yg tidak disengaja bisa membuat org lain terluka" dan dy pun membalasnya "Mnta maaf dan cba prbaiki :)"
mungkin dy ga merasa klo aku bingung dengan sikapnya yg seakan - akan berubah..

tapi y sudah, aku ga akan memusingkannya..
mungkin timingnya lagi ga pas, mungkin dy juga lagi ada masalah yg blum terselesaikan, dan masih bnyak kemungkinan lainnya.
yg penting aku harus tetap berfikir positif :)

Kamis, 26 Mei 2011

Tugas Bahasa Indonesia 2 ( “Menganalisis Penggunaan Kartu Kredit di Naga Swalayan Pekayon”)

TUGAS SOFTSKILL

“Menganalisis Penggunaan Kartu Kredit di Naga Swalayan Pekayon”

NAMA KELOMPOK :

3KA19

1. ANA NUR RAHMAWATI

2. HILDA LESTARI

3. RIZKY NURULLAH

4. ROSY NOVIANTI

5. WILDAYANTI TASNIA

Bab I

PENDAHULUAN

Latar belakang masalah

Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Khusus untuk pembayaran di Naga Swalayan (Pekayon) juga menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan dalam pembayaran ini para konsumen lebih banyak menggunakan kartu MANDIRI dan BCA.

Dalam rangka untuk melengkapi tugas softskill kami telah melakukan penelitian kecil dalam hal penggunaan kartu kredit didalam lingkup Naga Swalayan(Pekayon).

Perumusan masalah

Dalam karya tulis ini, kami ingin mencoba memecahkan masalah – masalah dibawah ini antara lain:

1. Pengertian Kartu Kredit

2. Jenis Kartu kredit

3. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit

4. Berapa Banyak orang yang menggunakan Kartu Kredit di Naga Swalayan tersebut

5. kelebihan dan kekurangan kartu kredit

6. Batas minimal transaksi yang diperbolehkan menggunakan kartu kredit

Tujuan

Tujuan pembahasan karya tulis ini adalah untuk menjelaskan tentang pengertian kartu kredit itu sendiri sampai menjelaskan keuntungan dan kerugian kartu kredit tersebut.

Metode Pembahasan

Metode pambahasan yang kami gunakan adalah dengan cara studi pustaka ( seperti internet, observasi langsung dan sumber lainnya) yang berkenaan dengan kartu kredit.



Bab II

Landasan Teori

A. Pengertian Kartu Kredit

kartu kredit adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening.

B. Jenis-jenis Kartu Kredit

Charge cards

· Anda bias meminjam uang dari penerbit kartu kredit.

· Anda harus membayar penuh tagihan Anda per bulan.

· Anda hanya bisa menempatkan seberapa yang mampu Anda bayar penuh setiap bulan.

· Sangat berguna untuk mengelola keuangan bulanan.

Kartu Belanja

· Kartu kredit yang dikeluarkan oleh Pasar Swalayan atau toko.

· Periksa semua detail sebelum mendaftar karena persyaratan dan panduan tiap kartu akan berbeda.

· Secara umum lebih mahal daripada kartu kredit tradisional.

Pinjaman Perseorangan

· Pinjaman ini berguna untuk membeli barang berharga & mahal seperti computer, mobil atau paket liburan seperti menggabungkan beberapa hutang ke dalam satu pembayaran rutin.

· Mereka memiliki pembayaran bulanan tetap selama satu periode waktu

· Membantu untuk pengaturan penganggaran jika Anda memiliki pembayaran rutin.

· Klik pada Pinjaman per-orangan dibagian ini untuk keterangan lebih lanjut.

Pembiayaan 'bebas bunga'

· Jenis kredit ini sering ditawarkan oleh pengecer, dimana peminjam sebenarnya adalah biasanya sebuah institusi keuangan.

· Penawarannya sepertinya menjanjikan, tetapi jika Anda tidak bisa membayar secara penuh sebelum batas waktu bebas bunga, Anda akan dikenakan bunga yang sangat tinggi.

· Bacalah selalu syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum menandatangani. Pinjaman batas maksimum kredit.

· Anda bisa menarik sejumlah dana yang tersedia berdasarkan batas kredit yang ditentukan.

· Dana bias diakses melalui cek dan/atau kartu ATM.

· Bunga hanya biasa dibayar atas dana yang ditarik.

· Secara umum bunganya lebih rendah daripada Pinjaman Per-orangan dan Kartu Kredit.

· Klik 'Pinjaman Batas Maksimum Kredit' di bagian ini untuk informasi lebih lanjut.

Overdraft

· Anda bisa meminjam sejumlah uang diatas batas yang telah ditentukan pada rekening bank Anda.

· Dana biasanya bisa diambil melalui kartu ATM atau kartu debit, melalui rekening cek atau counter.

Hipotek

· Secara umum dipakai untuk pembelian barang.

· Memiliki jumlah dana yang besar dan punya jangka waktu pembayaran lebih panjang – biasanya duapuluh tahun atau lebih .

· Bunga pada pinjaman ini secara umum paling rendah diatara jenis-jenis kredit yang ada. Pinjaman Pay day.

· Pinjaman jangka pendek yang biasanya jumlahnya kecil atau hanya beberapa juta rupiah.

· Bunganya sangat tinggi, sehingga penggunaannya harus hati-hati.

C. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit

Berhutang dengan kartu kredit telah menjadi tren di kalangan konsumen Indonesia. Perbankan yang ramai-ramai menawarkan kemudahan memiliki kartu kredit memberi peluang bagi hampir semua orang untuk memilikinya.

Namun demikian, Anda perlu berhati-hati menggunakan kartu kredit. Pasalnya, jika penggunaan kartu kredit tak terkontrol lagi, Anda bisa terlilit hutang. Sebagai pemilik kartu kredit, seringkali kita menunda atau tidak membayar keseluruhan tagihan kartu kredit.

Berikut beberapa alasan orang yang berhutang melalui kartu kredit:

1. Hidup yang Sulit

Alasan berhutang yang paling terjadi yang menyebabkan seseorang terlilit utang karena sejumlah gajinya dipotong atau terkena PHK. Alasan lainnya, penghutang terkena penyakit yang membutuhkan perawatan yang lama dan tidak murah.

2. Untuk Foya-foya

Kelompok penghutang jenis ini tak mampu mengimbangi antara pendapatan dan pengeluaran. Kehidupan setiap bulan kelompok ini sejalan dengan pribahasa besar pasak daripada tiang.

Alasan mengeluarkan uang melebihi kemampuan bisa dipicu dari gengsi yang ingin terlihat kaya di depan teman dan orang-orang terdekat. Namun ada juga orang yang pada dasarnya akrab dengan pola hidup konsumtif.

3. Gila Belanja (shopaholic)

Sebaiknya tipe pemakai kartu kredit ini sangat mudah ditipu dengan barisan diskon dan tulisan Sale di pusat belanja maupun outlet-outlet. Dalam pikiran orang tipe ini, belanja saat promosi atau diskon membuatnya merasa berhemat. Padahal yang terjadi, para penggila belanja biasanya membeli barang melebihi kebutuhan dan sering hanya karena tergoda.
Penggila belanja hanya dapat melakukan pembayaran dengan jumlah minimum yang ditentukan penerbit kartu dan sisanya terkena bunga. Akibatnya, tagihan membengkak karena pembayaran hanya 10 persen dari total tagihan. Meskipun dianggap kecil, jika tidak cepat dilunasi, hutang jenis ini akan berjalan terus selama bertahun tahun dan akan membebani di kemudian hari.

4. Pinjam-Meminjam dan Modal Bisnis

Beberapa tipe orang menggunakan kartu kredit sebagai sarana untuk meminjamkan orang lain. Sementara lainnya, menggunakan kartu kredit sebagai modal membangun usaha. Alhasil, piutang belum dikembalikan atau usaha mengalami kegagalan atau belum menguntungkan, pengutang tipe ini akan sulit mengembalikan dana yang dipinjam lewat kartu kredit.

D. Kelebihan dan kekurangan kartu kredit

Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain :

1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.

2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efesien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik dan tagihan air.

3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.

4. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar, diskon makan di restoran atau diskon belanja.

5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bias membahayakan keselamatan kita.

Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain :

1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.

2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila dipenjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.

3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentasi bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.

4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetic tidak terlalu baik keamanannya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.

5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang diluar negri, termasuk transaksi internet pada website yang berada diluar negri.


BAB III

ANALISIS PERMASALAHAN

NAGA SWALAYAN

Naga Swalayan adalah tempat berbelanja yang telah memiliki banyak cabang diseluruh Indonesia. Swalayan ini umumnya menjual berbagai jenis produk makanan, minuman, dan barang kebutuhan hidup lainnya.

Dalam hal pembayarannya Naga Swalayan ini memberikan fasilitas pembayaran kartu kredit bagi yang menggunakan kartu kredit, menurut penelitian yang kami lakukan pada Naga Swalayan ini kartu kredit yang banyak digunakan adalah kartu kredit dari Bank MANDIRI dan Bank BCA, dimana transaksi minimal yang diperbolehkan dari penggunaan kartu kredit ini adalah Rp. 150.000,- di Naga Swalayan ini, terutama Naga Swalayan Pekayon dalam sehari transaksi yang menggunakan kartu kredit ini kurang lebih 25 orang.

Naga Swalayan ini biasanya Ramai ketika awal bulan karena Pasar Swalayan ini bisa dibilang harganya bisa bersaing dan cukup miring serta tempatnya pun cukup besar sehingga pelanggan lebih leluasa untuk memilih belanjaan bulanan yang dibutuhkan daripada keperluan harian. Dikarenakan keperluan bulanan lebih besar nominalnya dibanding keperluan harian sehingga hampir Naga Swalayan ini memberikan fasilitas menggunakan Kartu Kredit. Agar para konsumen tidak ribet dalam membawa uang chas.

Bab IV

PENUTUP

Kesimpulan & Saran

Dilihat dari pengertian kartu kredit itu sendiri, yaitu suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Sehingga para orang kabanyakan seperti menggantungkan uang pada kartu kredit, karna lebih dianggap efisien dan tidak harus membawa uang banyak ketika akan berbelanja.

Selain itu banyak faktor yang mempengaruhi perilaku pemegang kartu kredit untuk menggunakan kartu kreditnya, antara lain yaitu faktor keunggulan dan faktor kemudahan atau efisien. Selain itu ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen tidak menggunakan atau tidak memilih menggunakannya, karna ketidakbutuhan, atau sudah mengetahui apa manfaat dan resiko yang akan dialaminya. Hal ini bisa menunjukkan bahwa penggunaan kartu kredit tidak sepenuhnya harus menjadi life-style kita.

Refrensi

http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2077023-pengertian-kartu-kredit/

Rabu, 30 Maret 2011

..........

untuk saat ini, keadaan ini sangat sulit tuk q terima
tapi bagaimana pun juga harus aq hadapi, dan q jalani..
seandainya dari awal aq berani tuk mengungkapkan, secara gamblang bagaimana sebenernya perasaan q yang sesungguhnya, mungkin tidak akan berakhir seperti sekarang ini...

mengapa ini terasa begitu berat, harus bagaimana yang terbaik...

Jumat, 11 Februari 2011

Tugas Bahasa Indonesia 2

Judul Tajuk : Soal arah pergolakan TIMTENG


Menurut tajuk rencana yang telah saya baca di surat kabar Kompas, tanggal 7 Februari 2011, menyatakan bahwa tulisan tersebut pernalaran induktif, karna kesimpulan dari tulisan tersebut berada diakhir paragraf.

Pada dasarnya rakyar mesir sudah lama ingin lepas dari pemerintahan Hosni Mubarak yang bersifat otoriter dan korup, mereka juga menuntut reformasi dan demokratisasi, yang pada akhirnya ada sebauh penghargaan bagi hak asasi manusia. Pesisme pun mulai muncul saat rakyat mesir tidak kompak dalam menunutut pengunduran diri presiden mereka, yakni Hosni Mubarak, sehingga bermunculan kelompok - kelompok yang pro dan kontra terhadap mubarak.

TimTeng pun sepertinya ingin mengikuti jejak Eropa Timur sekitar 30 tahun yang lalu, tapi yang terjadi sekarang sanagt kontras dengan gerakan yang terjadi di Eropa Timur, yang memiliki latar belakang budaya, mentalitas dan kondisi persoalan yang berbeda, sehingga kondisi ini belum tentu cocok bagi TimTeng, sperti halnya yang terjadi di Eropa Timur.

Semoga saja keadaan ini tidak berlarut - larut lebih lama lagi karna akan semakin bnyak pertumbahan darah, dan kondisi akan semakin buruk lagi, dan juga bangsa - bangsa yang ada di TimTeng bisa dengan segera bisa menentukan jalannya sendiri untuk menuju demokratisasi yang sesuai dengan untutan dan harapan rakyat mereka.

Jumat, 21 Januari 2011

Ending..

ini lah keputusan yang harus q ambil, dan insya allah aq ga kan menyesal diakhir nanti. semoga ini menjadi pilihan yang terbaik buat q dan dia.
ridho orang tua adalah ridho alloh Swt juga, ga da yang salah diantara kami berdua, yaahh.. memang mungkin ini sudah jalannya bagi kami, dan kami pun berpisah secara baik-baik.

walau sangat menyakitkan, tapi ini yang harus kami jalani.
ini pengalaman pertama bagi q, dan semoga juga untuk yang terakhir kalinya..
kamu kan tetap ada dihatiq, banyak hal yang sudah kamu ajarkan buat q, selama menjalani hubungan dengan muu..
hingga aq menjadi seperti sekarang ini..
aq an selalu mengingat semua pesan qm, qm adalah qm..
dan tidak ada bisa yang menggantikan ato menyamainya..
:)